Mahasiswa Poltekad Kembangkan Alat Pendeteksi Banjir Berbasis Internet of Things (IoT)

Batu, 26 Juni 2025 — Inovasi kembali lahir dari kampus Politeknik Angkatan Darat (Poltekad). Mahasiswa Program Studi Teknik Telekomunikasi Militer (T. Telkommil) berhasil menciptakan sebuah alat pendeteksi banjir berbasis Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan platform website sebagai bagian dari tugas akhir.
Alat canggih ini dirancang untuk memantau potensi terjadinya banjir secara real-time melalui sistem pemantauan berbasis sensor dan teknologi komunikasi. Tiga jenis sensor digunakan dalam alat ini untuk ketinggian air, intensitas hujan, dan debit air. Selain itu, perangkat ini dilengkapi dengan kamera realtime yang berfungsi memvalidasi data dari sensor secara visual saat terjadi potensi banjir.
Salah satu keunggulan utama alat ini adalah kemampuannya memberikan peringatan dini kepada masyarakat maupun petugas terkait. Dengan memanfaatkan teknologi bot pada aplikasi Telegram, sistem akan secara otomatis mengirimkan notifikasi saat terdeteksi kondisi yang mengarah pada potensi banjir.
Website yang menjadi bagian dari sistem ini berfungsi sebagai dashboard pemantauan dan pengelolaan data. Data yang dikirim dari sensor akan ditampilkan secara visual dalam bentuk grafik dan peta wilayah, memudahkan pengguna untuk memahami kondisi lapangan secara cepat dan akurat.
Inovasi ini menjadi solusi konkret berbasis teknologi militer yang mampu menjawab tantangan bencana alam, khususnya di daerah rawan banjir. Diharapkan ke depan, alat ini dapat dikembangkan lebih lanjut dan digunakan secara luas, baik di lingkungan militer maupun masyarakat umum.
